Interaksi manusia dan komputer


          Interaksi manusia dan komputer adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan. Yang mendasarinya adalah karena kebutuhan manusia untuk berinteraksi dengan computer yaitu  menggunakan sejumlah menu maupun teks atau juga bisa menggunakan alat bantu masukan(input),yang berupa mouse ataupun keyboard dan juga memerlukan alat bantu keluaran(output unit),yang dimana data-data tersebut dapat disimpan dalam media penyimpanan yang biasa disebut memori unit.

    Dalam berinteraksi, kita sebagai manusianya menggunakan indera untuk berhubungan/ berinteraksi dengan komputer. Indera yang berhubungan & berkaitan pada interaksi manusia dan komputer seperti penglihatan, pendengaran, sentuhan. Berikut penjelasannya ;

PENGLIHATAN (mata) 
Mata manusia digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganisir akan gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi relatif, tekstur dan warna. 
Dalam dunia nyata, mata selalu digunakan untuk melihat semua bentuk 3 dimensi. 
Dalam sistem komputer yang menggunakan layar 2 dimensi, mata kita dipaksa untuk dapat mengerti bahwa obyek pada layar tampilan, yang sesungguhnya berupa obyek 2 dimensi, harus dipahami sebagai obyek 3 dimensi dengan teknik – teknik tertentu. 

PENDENGARAN (telinga) 
Dengan pendengaran informasi yang diterima melalui mata dapat lebih lengkap dan akurat. 
Pendengaran ini menggunakan suara sebagai bahan dasar penyebaran informasinya. 
Manusia dapat mendeteksi suara dalam kisaran frekuensi 20 Hertz sampai 20 Khertz tetapi batas bawah dan batas atas biasanya dipengaruhi oleh umur dan kesehatan seseorang. Suara yang berkisar pada frekuensi 1000 – 4000 Hertz menyebabkan pendengaran menjadi lebih sensitif. 
Selain frekuensi, suara juga dapat bervariasi dalam hal kebisingan (loudness). Jika batas kebisingan dinyatakan sebagai 0 dB (decible) maka suara bisikan mempunyai tingkat kebisingan 20 dB, percakapan biasa mempunyai tingkat kebisingan 50 dB sampai 70 dB. Kerusakan telinga terjadi jika mendengar suara dengan kebisingan lebih dari 140 dB. 
Suara dapat dijadikan sebagai salah satu penyampaian informasi akan tetapi hal itu dapat menjadikan manusia cepat bosan sehingga penggunaan suara dalam antarmuka perlu pemikiran khusus dan seksama. 

SENTUHAN (kulit) 
Kulit adalah indera manusia yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dari rabaan atau sentuhan benda terhadap tubuh manusia. 
Sentuhan ini dikaitkan dengan aspek sentuhan dalam bentuk media inputan maupun keluaran . 
Sensitifitas sentuhan lebih dikaitkan dengan aspek ergonomis dalam sebuah sistem. 
Feedback dari sentuhan disini tidak dijadikan sebagai penyaji atau penerimaan informasi, tetapi lebih ke piranti pendukung seperti model keypad handphone, keyboard, mouse, tempat duduk user, dsb. 
Contoh dalam penggunaan papan ketik atau tombol, kita akan merasa nyaman bila tangan kita merasakan adanya sensasi sentuhan. Ketidaknyamanan biasanya disebabkan karena posisi dan bentuk tombol serta pengoperasian tombol – tombol tersebut kadang – kadang harus dilakukan penekanan yang cukup berat atau malah terlalu ringan. 

Referensi Buku :

Insap Santoso, Interaksi Manusia dan Komputer Edisi 2

Referensi Web :

http://interaksimanusiadankomputernaro.blogspot.com/

Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Interaksi manusia dan komputer ini dipublish oleh Unknown pada hari Wednesday, January 29, 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Interaksi manusia dan komputer
 
diooda