Dimulai pada tahun 50-an, Cloud Computing memiliki konsep yang mendasar. Agar penggunaan mainframe yang relatif mahal menjadi efisien maka mengembangkan akses fisik komputer dari pembagian kinerja CPU. Tahun 90-an, perusahaan telekomunikasi mulai menawarkan VPN layanan jaringan pribadi dengan kualitas sebanding pelayanannya, tapi dengan biaya yang lebih rendah. Karena merasa cocok dengan hal tersebut untuk menyeimbangkan penggunaan server, mereka dapat menggunakan bandwidth jaringan secara keseluruhan. Lalu menggunakan simbol awan sebagai penunjuk titik demarkasi antara penyedia dan pengguna yang saling bertanggung jawab. Cloud computing memperluas batas ini untuk menutup server serta infrastruktur jaringan. Sejak Tahun 2000, Amazon sebagai peran penting dalam semua pengembangan cloud computing dengan memodernisasi pusat data. Amazon mulai mengembangkan produk baru sebagai penyedia cloud computing untuk pelanggan eksternal dan meluncurkan Amzaon Web Service (AWS) tahun 2006.
Menurut Wikipedia Indonesia Komputasi awan yang dalam bahasa Inggris: cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis Internet . Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.
Prinsip kerja cloud computing itu berawal dari prinsip fleksibelitas yang di mana user (pengguna) lebih di manjakan dengan berbagai kemudahan dalam penggunaan komputer.Jadi prinsip ini mengutamakan internet sebagai alat untuk mempermudah pengguna komputer. Proses kerja cloud computing menggunakan internet sebagai sistem utama sebagai pengolah atau aplikasi. Semua data atau perintah yang dikirimkan akan di simpan atau diolah di dalam internet. Selain itu juga cloud computing menggunakan prinsip on-demand (saat itu juga) prinsip ini juga membuat cloud computing dapat di gunakan kapan saja dan dimana saja.
Contoh Aplikasi Cloud Computing :
1. Salesforce.com
Salesforce.com adalah aplikasi Customer Relationship Management (CRM) berbasis software as services, dimana kita bisa mengakses aplikasi bisnis: kontak, produk, sales tracking, dashboard, dll.
2. Apple iCloud
Dengan menggunakan iCloud maka kita dapat sinkronisasi file-file yang berada di komputer (iMac, Macbook, dll) ke mobile (iPhone, iPad, dan iPod). Apabilamembeli musik dan film dari iTunes, maka file-file tersebut akan tersinkronisasi secara langsung ke iCloud yang kita miliki.
3. Dropbox
Aplikasi ini dapat berjalan di computer dan mobile. Hanya perlu menyalin semua file-file ke folder Dropbox dan akan otomatis tersinkronisasi dengan mobile yang kita miliki. Layanan ini hanya dapat dinikmati gratis untuk 2GB.
4. Microsoft Skydrive
Skydrive ini memberikan keuntungan untuk dapat membaca file-file Microsoft Office anda secara online dan dapat melakukan perubahan menggunakan Office Online. Layanan ini dapat dinikmati secara gratis untuk 7GB.
5. Google Drive
Aplikasi ini sangat cocok bagi pengguna mobile yang berbasis Android. Anda dapat menikmasi layanan ini secara gratis untuk 5GB.
6. Amazon CloudDrive
Aplikasi ini sangat cocok bagi yang suka membaca dan mendengarkan musik yang di beli melalui Amazon. Jika membeli eBook dan music melalui Amazon, maka dapat menyimpannya di CloudDrive ini, dan dapat mengakses nya melalui Kindle, Android, iPhone dan komputer.
Referensi Buku :
Nick Antonopoulos, lee gillam (2010) : "cloud computing, principles, systems dan applications"
Referensi Website :
http://www.cloudindonesia.or.id/aplikasi-media-penyimpanan-cloud.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan



.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)